Hindari Kerumunan, Dinas Koperasi Agara Atur Pencairan Dana UMKM

Hindari Kerumunan, Dinas Koperasi Agara Atur Pencairan Dana UMKM
Poto Khasirul Selaku Ketua Pokja BPUM Yang Sedang Sibuk Melayani Masyarakat

Aceh Tenggara - Dampak covid-19 sangat dirasakan oleh semua pihak sampai saat ini, terutama oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. 

Pemerintahpun telah mengucurkan berbagai bantuan, baik Bantuan Langsung Tunai (BLT), maupun bantuan-bantuan yang lain untuk memperingan beban yang dirasakan oleh masyarakat karena dampak covid-19. 

Termasuk pemerintah memberikan bantuan untuk pelaku UMKM yang berupa Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp. 1, 200.000, -, kini sebagian sudah cair dan telah diterima oleh pelaku UMKM yang mengajukan.

Selasa (16/06/2021) di Ruang Kerja, lewat Ketua Pokja BPUM 2021 Dinas Koprasi UKM dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Tenggara Khasirul Anwar, ST menuturkan kepada Jurnalis kami.  "Untuk menghindari penyebaran Wabah Covid-19 kami mengatur jadwal pencairan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM)." 

Sambung Khasirul "Dinas Koprasi UKM dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Tenggara melakukan kerja sama dengan Bank Aceh, setiap masyarakat yang mau mencairkan dana Bantuan Produktif Usaha Mikro terlebih dahulu masyarakat harus mengambil SK Kemenkop UKM RI, Surat Kuasa dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak dari Dinas Koprasi." 

Surat dari Dinas Koprasi tersebut merupakan syarat pencairan bagi penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro lewat Bank Aceh. 

"Pengambilan surat dari dinas Koprasi dilakukan secara bertahap, artinya pihak Dinas Koprasi menjadwalkan perkecamatan." Sambungnya lagi.  

Selanjutnya, Khairul kembali menyampaikan. "Bahwa Bank Aceh sebagai Bank Pengusul, setelah validasi diusulkan ke Kementerian Koperasi UKM. Secara rinci disampaikan bahwa usulan dari UKM dilanjutkan ke Unit Kerja yang merupakan Verifikasi Awal, melakukan verifikasi UKM calon penerima BPUM, melakukan pembentukan rekening, dan melakukan input di link usulan calon penerima BPUM."

Setelah itu disampaikan ke Bank Aceh dan dilakukan pengusulan, melakukan pengecekan SLIK, dan mengusulkan ke Kementerian Koperasi UKM. Selanjutnya Kementerian Koperasi UKM menetapkan penerima, dengan melakukan pembersihan data dengan mengantisipasi adanya duplikasi NIK dengan penerima/calon penerima lainnya, kesesuaian format NIK, kelengkapan dokumen, tidak sedang menerima kredit perbankan. 

Selanjutnya menetapkan penerima BPUM. Disampaikan juga bahwa pengusul bertanggungjawab atas kebenaran data calon penerima BPUM, yang harus memenuhi syarat: WNI, memiliki NIK, memiliki usaha mikro, bukan ASN, TNI, POLRI, pegawai BUMN maupun BUMD.

Semoga dengan BPUM ini bisa memberikan dampak positif, utamanya bisa memperingan beban perekonomian bagi pelaku UMKM selama pandemi covid-19. (Husni) 

Aceh Tenggara
Husni_Ariga90

Husni_Ariga90

Previous Article

Api Kembali Gegerkan Kutacane, 9 Rumah Warga...

Next Article

Biaya Pilkades, Peraturan Menteri Dalam...

Related Posts

Peringkat

Profle

Afrizal verified

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 329

Postingan Tahun ini: 2923

Registered: Sep 25, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 287

Postingan Tahun ini: 2477

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 209

Postingan Tahun ini: 2435

Registered: Sep 22, 2020

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 124

Postingan Tahun ini: 560

Registered: May 7, 2021

Profle

Joni Hermanto

Diduga Kubur Pasien Negatif Covid Dengan Cara Pemakaman  Positif. RSUD Panglima Sebaya Digruduk Masa
Diduga Alami Gangguan Jiwa, Pemuda di Bantaeng Bantai Kedua Orang Tua dan Saudara Kandungnya
Ronny D Daniel, Pejuang Kemanusiaan Itu Tutup Usia
Bermodalkan Ponsel Berkedok Wartawan Datangi SPBU Sangbua

Follow Us

Recommended Posts

Kapolres Lhokseumawe Serahkan Lima Hadiah Kambing Kepada Personil
Tony Rosyid: Mustofa Kemal Attaturk Tidak Sekuler
5 HP Samsung Kelas Mid Range dengan Kamera Ciamik
Berikut Nama Pejabat Aceh Yang Akan Diperiksa Oleh KPK Pekan Depan
Kapolres Lhokseumawe Gelar Rakor Vaksinasi dengan Para Panglima Laot